Sabtu, 15 Juli 2017

Bagaimana Kita Bisa Masuk Surga.

1. Jangan Jadi Orang yang Merugi.
    a. Beriman tanpa terkontaminasi TBC                (TAhayul, Bid'ah dan Churrofat).
    b. Beramal sholih.)*
    c.  Saling menasehati perihal kebenaran
         kesabaran.

2. Berinvestasi Akherat:
    a.  Ilmu yang bermanfaat.
    b.  Shodaqoh jariyah.
    c.  Anak Sholih.
3. Memberantas penghalang jalannya kebaikan.

Mau memiliki surga dengan harga sangat murah?
Klik link berikut:
https://m.kitabisa.com/masjidmuhammadiyah?ref=43459&utm_source=facebook&utm_medium=sharebutton&utm_campaign=userreff

Jangan lewatkan.
Uang kecil anda akan menghantarkan menuju ke surga.
Masih ragu?

Rabu, 12 Juli 2017

Beli Mobil Dahulu apa Membuat Garasi Dahulu?

Berkaitan kehidupan bertetangga, kenyamanan dan kedamaian akan menjadi faktor pendukung tegaknya kerukunan pada tingkat tetangga (RT).

Pada perumahan type kecil, umumnya fasilitas jalan hanya 4 meter. Dari ukuran ini, belum diambil untuk penghijauan dan pemasangan bak sampah, tak bisa dipungkiri bila kita harus parkir mobil dijalan tentu akan mengganggu pengguna jalan lain - tetangga yang butuh keluar atau pulang dengan menggunakan mobil.

Melihat dan merasakan hal ini, sebagai tetangga hanya bisa diam, karena tidak enak untuk memberi pengertian, bahkan Pak RT dan Pak RW saja merasa segan untuk menegur.

Sebagai warga, rasanya tidak "elok" kalau hal ini menimbulkan perselisihan antar warga apalagi berakhir dengan saling bermusuhan.

Untuk itu, saling memahami antara hak dan kewajiban dalam bertetangga perlu disampaikan dalam moment-moment tertentu dilingkungan RT atau RW agar kekompakan dan kerukunan menuju lingkungan yang tertib, nyaman dan damai bisa terwujud.

Idealnya, sebelum hal ini terjadi, langkah antisipasi adalah lebih bagus. Hunian baru hendaknya memiliki aturan terkait tata tertib warga.

Tata tertib dalam kehidupan warga tingkat RT atau RW, bisa saja lebih dari sekedar warga punya mobil tapi tidak punya garasi, termasuk pendirian usaha yang berpengaruh bagi perkembangan anak, menimbulkan polusi, atau bangunan rumah yang melebihi batas tanah yang dimiliki ( menjorok kejalan) dll.

Dari ketertiban tingkat RT ini diharapkan akan berkembang menjadi negara yg tertib, aman, damai dan saling memahami antara sesama.
Wassalamu'alaikum.